Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kenapa Siswa Tidak Boleh Berambut Panjang? Berikut 3 Alasannya!

Alasan Siswa Tidak Boleh Berambut Panjang

Setiap sekolah di seluruh Indonesia dan bahkan  hampir semuanya, kebanyakan melarang para siswanya untuk berambut panjang atau biasa dikenal dengan rambut gondrong.

Beragam alasannya mengapa sekolah tersebut melarang siswanya berambut panjang, dimulai dari penampilan dan ketidaknyamanan, hingga sebagai tanda kedisiplinan siswa.

Menurut mereka, para pelajar, momen yang tak dapat terlupakan bagi para siswa SMP dan juga SMA atau SMK adalah mereka terkena hal yang paling kampret, yakni razia rambut.

Yah, pada saat mereka terkena razia, tentu saja setelah itu langsung banyak para siswa yang memakai topi atau penutup rambut lainnya karena malu dengan rambutnya yang gk rapih, mau itu di kelas ataupun di luar kelas. 

Apa Alasan Sekolah Melarang Siswanya Berambut Panjang?

Sebenarnya cukup mudah, yakni agar sekolah lebih memperlihatkan tata tertib kedisiplinan para siswanya dan juga agar mereka seragam dengan siswa yang lain.

Namun, berikut dibawah ini terdapat beberapa alasan mengapa siswa tidak boleh berambut panjang.

1. Mengganggu Proses Pemikiran dan Pembelajaran Siswa

Ketika rambut siswa panjang atau gondrong, tentu saja hal tersebut bisa mengganggu proses pembelajaran siswa.

Dan ketika rambut mereka gatal, tentu akan mengganggu juga.

Hal ini tentu menjadi alasan mengapa sekolah melarang para siswa untuk berambut panjang, karena mereka tahu kenyamanan pada saat jam pembelajaran di sekolah.

Jika siswa berambut panjang, tentu saja ketika cuaca sedang panas-panasnya, para siswa akan merasakan gerah dan itu membuat jam belajar siswa dapat menjadi terganggu.

Maka dari itu, sebaiknya rambut siswa harus selalu rapih dan tidak terlalu panjang agar proses pembelajaran pun menjadi nyaman.

2. Rambut Sebagai Cermin Kedisiplinan Siswa

Di negeri kita ini, salah satu komunitas yang paling disiplin adalah TNI.

Pernahkah kamu melihat mereka berambut panjang? Pernahkah kamu melihat mereka berambut seperti anak-anak punk? Tidak pernah kan? Bahkan itu tidak pernah ada.

Nah, ini adalah salah satu indikator bahwa para tentara memiliki kedisiplinan yakni dari gaya rambut yang rapih dan pendek.

Ketika rambut pendek dan rapih, tentu akan lebih mudah merawat dan menata rambut seperti harus disisir, atau sebagainya tidak perlu memerlukan waktu yang lama.

Hal ini juga dapat membuat pandangan orang ketika melihatnya menjadi nyaman karena rambut mereka tidak gondrong.

Apa hubungannya dengan seorang siswa? 

Ya, ini sangat berhubungan, tidak ada bedanya dengan para TNI. Seorang siswa yang berambut pendek dan rapih tentu saja mereka bisa dengan mudah menata rambutnya.

Hal ini pun juga agar para siswa kelihatan lebih disiplin daripada mereka yang berambut gondrong dan tidak rapih.

3. Rambut Merupakan Keseragaman Seorang Pelajar

Nah, kalau yang satu ini mungkin kamu sudah mengetahuinya, yang dimana rambut berperan sebagai keseragaman siswa.

Bayangkan saja, jika setiap siswa berambut pendek dan terlihat rapi penampilannya dari atas sampai bawah, maka keseragaman antar siswa tersebut sangat bagus.

Jika siswa dengan gaya rambut yang berbeda-beda? Tentu tidak enak untuk dilihat oleh para guru apalagi seluruh masyarakat yang berada di sekitarnya.

Kesimpulan

Nah, itulah beberapa alasan mengenai mengapa siswa tidak diperbolehkan untuk berambut panjang?

Sebagai seorang siswa seharusnya harus selalu disiplin dari penampilannya.

Rambut boleh saja panjang, asalkan tidak melanggar etika.

Bergaya boleh saja, tidak ada yang melarang, tetapi juga jangan terlalu berlebihan.

Kalian sebagai para siswa sebaiknya jangan terlalu bergaya, ya!

Lebih baik melakukan hal yang positif daripada melakukan hal yang tidak ada manfaatnya sama sekali. 

1 comment for "Kenapa Siswa Tidak Boleh Berambut Panjang? Berikut 3 Alasannya!"

  1. izin memberikan pendapat yaa

    Kalau menurut saya, masalah kenyamanan itu murni dari tiap individu. Kalo misalnya saya merasa nyaman2 saja dengan rambut panjang, kenapa menjadi masalah bagi orang lain?
    Dan aturan ini hanya berlaku bagi laki-laki aja kan ya, lah yang perempuan bukannya rambutnya panjang2 juga?bukankah kalo rambutnya panjang ngga mengganggu pembelajaran juga?kenapa hanya laki2 aja yg diatur? kalo memang mau adil kenapa perempuan ga dipotong pendek juga?
    maka dari itu, perlu membuat aturan yang rasional, karena tidak semua sekolah berbasis militer seperti yang sudah dituliskan. jangan jadikan rambut sebagai alasan kedisiplinan, toh pas saya sekolah dulu sebagian anak yang rambut2 pendek ya nakal juga, bolos juga.

    ReplyDelete