Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah di Surga Ada Rasa Bosan? Berikut Penjelasannya!

Apakah di Surga Ada Rasa Bosan?

Surga, merupakan suatu tempat kehidupan lain yang sudah disediakan oleh Tuhan kepada orang yang telah menaati semua perintah-perintahnya dan juga larangannya.

Di dalam surga, dijumpai segala macam seperti kebahagiaan, kesenangan, kenikmatan, dan juga kelezatan yang tidak sama seperti kehidupan di dunia ini.

Sebelum saya menulis artikel ini dan saya ingin memberitahukan kepada kalian semua, dahulu saya sempat berpikir,

"Jikalau di surga seumur hidup, apa ga bosen ya? Apalagi secara semua yang kita inginkan pasti diwujudkan oleh Tuhan kita tanpa usaha keras layaknya di dunia ini"

Nah,
Terlebih lagi sifat manusiawi itu mudah sekali bosannya.

Diberikan ini belum cukup, diberi itu masih kurang juga.

Bagaimana dengan di surga nanti? Apakah kenikmatan disana lebih berasa atau malah sama halnya seperti di dunia ini?

Mari kita berpikir kritis, sejenak saja.

Apakah di Surga Nanti Kita Merasakan Bosan Seperti Halnya di Dunia Ini?


Baiklah. Kita disini akan memulai opini dengan 'semisalkan' saja ya.

Misalkan,
Semut dan gajah?
Kalian tau ukuran gajah?
Besar bukan?! Dibandingkan dengan seekor semut yang kecil banget.

Disini kita melihat sangat jauh perbedaan antara semut dan gajah tersebut.

Gini, coba kita beralih ke yang lain.

Bagaimana jika orang buta sejak lahir dikasih kesempatan lima detik saja untuk melihat sesuatu yang ia sama sekali belum pernah melihatnya?

Lalu kemudian, ternyata kesempatan yang telah didapatkan selama lima detiknya itu hanyalah untuk melihat seekor kucing saja.

Selepas ia melihat bagaimana bentuk dan rupa seekor kucing, kini ia tahu bahwa ciri-ciri kucing yakni berkaki empat, berwarna kuning (karena kucing yang ia lihat warnanya kuning), memiliki mata, telinga, hidung, dan yang lain seperti hal-nya manusia, dan lain sebagainya.

Nah,
Pertanyaannya, akankah ia penasaran dengan hewan-hewan lainnya?

Bagaimana kalau saya bertanya kepada orang buta itu "apakah kamu tahu rupa gajah seperti apa?"

Kemudian orang itu menjawab, "saya tidak tahu dan tolong berikan jawabannya."

Seketika itu saya menjawab pula bahwa seekor gajah memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan seekor kucing, telinganya juga besar, ia mempunyai belalai, selain itu juga gajah mempunyai gading, warna gajah abu-abu, berkaki empat, dan pastinya bernyawa.

Setelah saya menjelaskan rupa gajah tersebut, orang buta itu kemudian mulai menggunakan imajinasinya dari yang dilihat barusan, yakni ialah seekor kucing.

Kemudian, ia membayangkan bahwa gajah itu merupakan kucing yang memiliki ukuran besar, memiliki telinga yang besar entah bagaimana, belalai yang ntah dimana letaknya, kakinya juga sama seperti kucing tetapi entah bagaimana pula bedanya, dan gading itu seperti apa.

Ya, seekor gajah itu sangat tidak terbayangkan olehnya.

Mengapa demikian?

Karena tolak ukur mereka hanyalah seekor kucing yang baru saja ia lihat.

Kesimpulan


Nah, pandangan kita terhadap akhirat ternyata sama halnya seperti cerita tersebut.

Memang sangatlah sulit untuk membayangkan kehidupan di surga nanti yang kenikmatannya tidak terkira dibandingkan dunia.

Kita belum mengetahuinya bagaimana rupa 72 bidadari di surga nanti, dan makanan-makanan serta minumannya seperti apa, juga sebagainya.

Karena pada dasarnya, pengetahuan kita terhadap akhirat itu sangat terbatas. 

Namun, dipastikan kehidupan di surga nanti, kita tak akan pernah merasakan bosan dan jenuh karena kenikmatan-kenikmatan yang telah diberikan oleh Tuhan kita sangatlah luar biasa.

Dan juga, Tuhan kita tidak akan pernah habis mengasihi kita sebagai umatnya.

Jikalau di dunia saja nikmat Tuhan sudah sempurna, apalagi di surga nanti.

Akhir Kata


Intinya, di surga tidak ada rasa bosan. Mari kita yakinkan saja dengan kehidupan kita pada akhirat nanti.

Beribadahlah dengan niat hati dan juga bersungguh-sungguh jika kita ingin mengetahui kehidupan dan kenikmatan di surga Tuhan yang begitu indah.

Post a Comment for "Apakah di Surga Ada Rasa Bosan? Berikut Penjelasannya!"