Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Konektivitas 5G, Modal Adopsi Teknologi Metaverse yang Bakal Jadi Tren Global pada tahun 2022

 

Teknologi metaverse menjadi banyak perbincangan publik setelah Mark Zuckerberg mengubah nama Facebook Inc menjadi Meta Platforms Inc. Pasalnya, teknologi yang dikenal Zuckerberg saat pengumuman perubahan tersebut tergolong baru dan futuristik.

Dalam metaverse, setiap orang akan direpresentasikan lewat avatar lengkap dengan pakaian, warna rambut dan kulit, serta aksesoris realistis. Avatar sendiri merupakan representasi grafis atau wujud virtual dari pengguna. Semua hal itu ditampilkan secara real-time berdasarkan sensor data yang menangkap obyek 3D dunia nyata, gerakan, dan audio. Sensor data ini akan terpasang di beberapa perangkat, seperti headset VR dan sarung tangan haptik. Pengalaman dan cara kerja metaverse digambarkan lewat film Ready Player One. Film bergenre fiksi ilmiah ini menceritakan kisah seorang remaja, Wade, dalam dunia virtual bernama OASIS. OASIS ditampilkan sebagai metaverse yang apik dan luar biasa dengan grafis yang tampak nyata.

Dalam dunia metaverse tersebut, Wade dan pengguna lain akan dapat memilih tampilan avatar sesuai representasi diri yang diinginkan. Di situ, mereka juga dapat berinteraksi dengan pengguna lain memakai perangkat canggih.

Dengan penggambaran tersebut, yang dapat dikatakan bahwa metaverse merupakan tempat pertemuan virtual dengan orang lain, tetapi serasa berada di dunia nyata bersama. Melansir Time.com, konsep metaverse sendiri sebenarnya muncul pertama kali pada tahun 1992 di dalam novel Snow Crash karya Neal Stephenson. Novel bergenre dystopian itu menggambarkan manusia yang direpresentasikan dengan avatar. Di dunia tersebut, para avatar dapat berinteraksi dalam dunia 3D. Teknologi tersebut juga nyata telah digunakan sejumlah penyanyi internasional untuk menggelar konser virtual, seperti Justin Bieber, Twenty One Pilots, dan John Legend. Kehadiran metaverse dinilai sebagai angin segar untuk menyaksikan konser di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Tanpa bertatap muka secara langsung, metaverse mampu menghadirkan pengalaman konser serupa berada di dunia nyata. Selain konser, metaverse juga dapat menjadi media untuk bekerja, bermain, berkolaborasi, dan bersosialisasi dengan cara yang benar-benar baru. Oleh sebab itu, teknologi ini diprediksi akan menjadi tren global pada 2022, termasuk di Indonesia.

Meski demikian, menghadirkan pengalaman serupa dunia nyata dalam kebutuhan dukungan konektivitas internet generasi kelima atau 5G yang memiliki kecepatan tinggi dan latensi rendah.


Sebagai informasi, jaringan internet 5G secara resmi telah diluncurkan di Indonesia pada Kamis (27/5/2021). Pengguna jaringan 5G dapat menggunakan internet dengan kecepatan mencapai 1 gigabyte per detik (Gbps). Jaringan ini juga telah didukung teknologi beamforming dan MIMO masif untuk mengirimkan sinyal nirkabel dengan gangguan yang lebih sedikit. kemampuan jaringan 5G memungkinkan mengaktifkan metaverse pada pita lebar untuk menghadirkan pengalaman tingkat virtual yang lebih tinggi daripada kemampuan yang dihadirkan oleh jaringan 4G.

Terbaru, dukungan konektivitas 5G telah dihadirkan pada Oppo Reno6 Series 5G. Seri Reno terbaru dari Oppo ini terdiri dari Oppo Reno6 5G dan Oppo Reno6 Pro 5G.


Oppo melengkapi Oppo Reno6 Series 5G dengan beberapa fitur dan spesifikasi yang dapat mendukung aktivitas masa depan, termasuk untuk memasuki metaverse. Tak hanya mendukung konektivitas tercepat di dunia saat ini, Oppo Reno6 Series 5G juga dilengkapi spesifikasi berperforma tinggi yang mampu mendukung produktivitas tinggi, hiburan yang imersif, serta pengalaman fotografi dan videografi berbasis kecerdasan buatan (AI) canggih. Varian tertinggi dari seri Reno terbaru, Oppo Reno6 Pro 5G, sudah dibekali chipset Snapdragon 870 yang dikombinasikan dengan RAM 12 gigabita (GB) dan memori internal 256 GB. Dengan begitu, Oppo Reno6 Pro 5G dapat beroperasi dengan kecepatan dan efisiensi tinggi sehingga membuat ponsel ini semakin responsif dalam memasuki ekosistem metaverse. Oppo Reno6 Pro 5G juga dilengkapi baterai berkapasitas 4.500 mAh dan sudah mendukung fitur fast charging 65W SuperVOOC 2.0. Fitur ini dapat mengisi daya penuh dari posisi kosong dalam 31 menit. Sementara itu, dari segi fotografi, Oppo Reno6 Pro 5G dibekali kamera depan 32 megapiksel (MP) serta empat kamera belakang, yakni kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 16 MP, kamera telefoto 13 MP, dan kamera makro 2 MP.

Smartphone tersebut juga mengusung desain 3D Curved Display dengan layar berukuran 6,5 inci, refresh rate 90 Hertz (Hz), dan touch sampling rate 180 Hz. Dengan spesifikasi ini, ketika pengguna bisa mendapatkan visualisasi terbaik dengan memanfaatkan teknologi AR dan VR.

Selanjutnya, Oppo Reno6 5G juga sudah dibekali chipset MediaTek Dimensity 900 (6nm) sebagai dapur pacu bermain game yang sangat mendukung. Prosesor ini dikombinasikan dengan RAM 8 GB dan ruang penyimpanan sebesar 128 GB. Baterainya yang berkapasitas 4.300 mAh sudah didukung fitur fast charging 65W SuperVOOC 2.0. Fitur ini mampu mengisi daya 100 persen dari posisi kosong hanya dalam 28 menit. Seri tersebut memiliki layar berukuran 6,5 inci dengan refresh rate 90 Hz dan touch sampling rate 180 Hz. Ponsel ini mampu menghasilkan gambar dengan lebih halus dan nyata. Pada bagian kamera, Oppo Reno6 5G memiliki sebuah kamera depan 32 MP yang diletakkan di punch hole. Sementara itu, kamera belakang Oppo Reno6 5G terdiri atas tiga buah lensa, yakni lensa utama 64 MP, lensa ultra lebar 8 MP, dan lensa makro 2 MP. Seperti diketahui, metaverse membutuhkan teknologi berbasis AI. Oleh karena itu, melalui kamera berbasis algoritma AI canggih, Oppo Reno6 Series 5G dapat mengoptimalkan pengalaman fotografi dan videografi dalam metaverse. Selain itu, kamera tersebut juga mengoptimalkan kemampuannya dalam menghadirkan pengalaman fotografi dan videografi kelas profesional dalam sebuah smartphone. Salah satu fitur berbasis AI yang disematkan pada smartphone tersebut adalah Bokeh Flare Portrait. fitur ini dapat memisahkan obyek dan latar belakang dengan baik. Alhasil, baik foto maupun video tampak lebih dramatis dan sinematik dengan efek bokeh sempurna layaknya kamera profesional.


Kemudian, seri kedua tersebut akan didukung oleh AI Highlight Video. Fitur yang didukung Ultra Night Video dan Live HDR ini dapat mengatur tingkat cahaya di sekitar obyek secara otomatis, terutama ketika pengguna merekam dalam kondisi minim cahaya dan sebaliknya. Dengan begitu, hasil rekaman akan terlihat lebih baik dan jernih. Tak hanya itu, Oppo Reno6 5G Series juga dilengkapi dengan fitur peningkatan citra lain, seperti Focus Tracking, Flash Snapshot, Beautification, dan AI Palette. Seluruh fitur ini mampu memanjakan pengguna, terutama generasi muda kreatif pencinta fotografi.

Sementara itu, bagi pecinta gaming, Oppo Reno6 Series 5G juga menyematkan fitur Game Focus Mode, Quick Startup, dan Hyperboost. Dengan bekal fitur ini, aktivitas gaming dapat berjalan mulus tanpa kendala apapun.

Post a Comment for "Konektivitas 5G, Modal Adopsi Teknologi Metaverse yang Bakal Jadi Tren Global pada tahun 2022"